BPN 30 Day Blog Challenge, Challenge

Alasan Bergabung dengan Blogger Perempuan Network

Sejak tinggal di Jogja, saya beberapa kali mencari komunitas. You know, teman untuk melakukan sesuatu yang positif. Saya pernah sampai mblusuk-mblusuk cari komunitas berkebun, tapi nggak jadi karena lokasinya kurang jelas.

Baru sekitar satu tahun terakhir, saya bertemu dengan KJOG, komunitas penulis di Kompasiana yang tinggal di Jogja. Kenyataannya sih, bukan hanya bahas tentang Kompasiana aja, tetapi kalau ada event lain, beberapa di antaranya sering ketemu juga.

Contohnya, ketika kami bareng-bareng ikut tantangan BPN 30 Day Blog Challenge ini..

Saya sendiri sudah bergabung di Blogger Perempuan Network mungkin sekitar 1 tahun terakhir. Beruntung, karena pada era digital ini, kita bisa berkomunitas tanpa harus bertemu langsung. Begitu pula ketika saya akhirnya menemukan Blogger Perempuan, kalau nggak salah di Facebook.

Saya lupa-lupa ingat bagaimana saya akhirnya bisa menjadi bagian di sana. Yang saya tahu, saya memang hanya sebagai silent reader aja. Jarang bisa ikutan atau belum terlalu kenal dengan para anggotanya.

Ada beberapa hal yang saya nikmati dengan berkomunitas di Blogger Perempuan Network. Ini dia..

Pertama, ada motivasi untuk kembali ngeblog. Bahkan, saya mulai membangun blog ini karena Blogger Perempuan. Saya tentu banyak belajar dari para senior melalui grup WA dan Facebook. Yah, cuma percakapan sekilas dan beruntung karena saya bisa menerapkan meskipun masih sebagian kecil. Contohnya, soal Google Analytics.

Kedua, saya termotivasi juga untuk membuat blog lebih profesional. Pasalnya, para blogger di BP benar-bener keren euy. PV mereka per bulan udah ribuan, puluhan ribu, bahkan ratusan ribu. Sementara saya? Haha. Tapi, saya berusaha untuk terus belajar supaya bisa mengikuti.

Ketiga, saya bersyukur karena beberapa kali juga bisa ikutan dalam proyek yang ditawarkan BP ke anggotanya. Memang belum seprofesional mereka yang sudah lama berkecimpung di sana. Namun, setidaknya saya tahu dunia blogging dan manfaatnya dari BP. Dan saya selalu berusaha untuk memperbaiki diri. Supaya layak menjadi bagian dari BP dan disebut blogger.

Keempat, saya bisa menaikkan follower baik di Instagram maupun Twitter. Caranya, saya follow aja IG dan Twitter mereka yang juga bergabung di BP. Dan karena kami sama-sama merasa sebagai bagian dari BP, saya kembali difollow. Hehe, itulah untungnya berada di komunitas yang sama, meskipun tidak kenal secara pribadi atau dekat.

Selebihnya, berada di suatu komunitas adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya. Meskipun tidak begitu aktif, saya tetap banggalah menyebut diri sebagai bagian dari BP. Kan namanya juga terus belajar hehe.