BPN 30 Day Blog Challenge, Challenge

Hadiah Seratus Juta, Untuk Apa?

Beberapa waktu lalu, film Crazy Rich Asian dirilis. Cukup booming juga. Sampe di media sosial viral tentang orang-orang kaya di Indonesia.

Kali ini, saya menggunakan tema pengganti, ya. Saya pilih tentang hadiah seratus juta.

Siapa sih yang nggak mau dihadiahi uang 100 juta? Semua orang pasti mau donk ya. Rasanya senang tentu. Bingung juga pastinya. Uang sebanyak itu akan digunakan untuk apa?

Hmm.. namanya juga berandai-andai ya. Tapi, ada beberapa yang ingin saya lakukan dengan uang itu. Tentunya harus bermanfaat.

Pertama, investasi. Jenis investasi bermacam-macam. Yang paling aman dan cukup menghasilkan ya deposito. Namun kalau ingin hasil yang lebih besar bisa mencoba reksa dana dll.

Investasi dalam bentuk aset properti juga bisa. Membeli rumah mungkin nggak cukup. Tapi sebidang tanah di pinggiran Jogja masih bisalah.

Saya perkirakan 70 persen untuk membeli aset investasi. Memang sih, dalam waktu dekat uang ini tidak akan kembali. Ya nggak apa-apa, hitung-hitung sebagai tabungan masa depan.

Kedua, sebagian uang itu untuk menjadi modal usaha. Ada beberapa opsi yang ingin saya lakukan. Masih rahasiaaa hehe. Tapi pengennya berusaha aja. Biar bisa lebih berkembang. Lagi pula, kalau buka usaha, kita bisa buka lapangan kerja untuk orang lain.

Ketiga, liburan keluarga. Nggak usah lama-lama, seminggu cukuplah. Di Indonesia aja. Tapi bener-bener berkualitas. Menikmati kebersamaan dengan anak. Tanpa harus diganggu pekerjaan.

Keempat, membelikan sesuatu untuk orang-orang terdekat.

Itu aja sih keinginan saya. Sederhana ya? Hehe. Tapi nggak tahu apakah faktanya akan demikian kalau benar-benar menerima hadiah itu.

Belajar mengelola pemasukan

Menurut saya, tema ini bukan sekadar tentang mendapatkan hadiah. Tapi, bagaimana mengelola uang yang diterima. Berapa pun jumlahnya.

Sebenarnya bukan masalah besar atau kecilnya jumlah yang diterima. Tapi seberapa tepat pembagiannya. Apakah kita akan langsung menghabiskannya dalam beberapa kali pakai? Apakah uang itu hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi saja?

Yang tepat, ketika menerima uang berapa pun, ada sebagian yang dikembalikan untuk menjadi modal. Dengan demikian, kita bisa panen lagi pada masa yang akan datang.

Tantangan yang mungkin akan dialami adalah bagaimana supaya uang itu ada “maknanya”.

Pernah nggak sih menerima sejumlah uang tapi ludes tanpa kerasa? Nah, jangan sampai seperti itu karena akan sayaang sekali. Dapat hadiah 100 juta kan nggak sering-sering. Hehehe.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *