BPN 30 Day Blog Challenge, Challenge

Surat Untuk Diriku 10 Tahun Lagi

Hai, aku..

10 tahun lagi, aku akan menjelang usia 43 tahun. Huaaa sungguh tidak terasa heheehehe.

Sekarang berarti? Hush. Semua orang pasti akan bertambah tua bukan?

Yang paling penting adalah apakah setiap orang mau belajar dari berbagai pengalaman hidup?

Ada masa-masa dalam hidup saya yang begitu kelam dan tak ingin saya ingat. Namun, ada pula yang sangat menyenangkan. Terutama pada akhir-akhir ini. Ketika W sudah mulai bisa diajak berinteraksi. Ia sudah mulai bisa menyahut ucapan ibunya dengan cerdas. Bisa pura-pura. Hahaha. Seperti tadi pagi, dia pura-pura tidur karena males beranjak dari kasur untuk berangkat ke daycare.

Hai, aku..

10 tahun lagi, Si Kecil itu udah mulai remaja. Hm, bisakah aku menjadi ibu yang dekat dengannya? Tempat curhatnya ketika ia mengalami masalah? Sedih atau marah..

Itu menjadi PR besar kami sebagai orang tua tentunya.

Ups, surat untuk diri sendiri kok nggak ngomongin diri sendiri ya?

Jadi, gini..

10 tahun lagi, aku bis dibilang sudah tua. Hahaha. Tinggal bentar lagi udah pensiun. Tapi, saya pengen sih dalam jangka waktu itu, ada perubahan besar ke arah yang lebih baik yang terjadi. Memiliki usaha sendiri mungkin?

Jika ini yang terjadi, saya akan bilang ke diri sendiri pada 10 tahun mendatang, Kamu Hebat!

Tentu tidak mudah untuk berubah. Apalagi ada banyak tantangan. Namun, saya rasa, jika diusahakan, semua itu pasti akan mungkin.

Kepada diriku 10 tahun lagi, aku bangga padamu. Setelah apa yang telah dijalani. Aku tahu, ada banyak tantangan dalam jangka waktu ini. Tapi, aku ingin mempertahankan yang baik-baik. Pernikahan yang baik. Teladan yang baik pada anak. Menjadi pribadi yang terus bertumbuh ke arah yang lebih baik. Karakter buruk dikurangi.

10 tahun lagi, aku ingin menjadi seseorang yang memberi peluang kepada banyak orang.

Bukan hanya pekerjaan, tetapi kesempatan untuk belajar. Saya ingin memberi inspirasi untuk menjadi lebih baik bagi orang-orang yang melihat. Tidak usah dalam hal-hal besar dulu. Cukup dalam hal-hal sederhana.

Hai aku,..

10 tahun bukan waktu yang sedikit. Semoga Tuhan memberikan kesempatan bagiku untuk mencapainya dalam keadaan sehat. Anak sehat, suami sehat, keluarga semua sehat. Dan kami bisa menikmati kebersamaan lebih lama.

Jika aku membaca ini kelak tapi tidak sesuai harapan, aku, tetaplah bersyukur.

Tuhan sudah mengatur segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Tugas kita adalah menjalani dengan sebaik-baiknya pula.

Aku 10 tahun lagi bukan hanya sebuah nama yang tidak ada pengaruhnya. Aku ingin memberikan dampak kepada orang-orang yang pernah mengenalku. Dan 10 tahun adalah jangka waktu yang cukup untuk membuat gebrakan.

Aku, berjuanglah. Jika Tuhan mengizinkan, 10 tahun aku akan menjadi lebih baik dari sekarang. Yes!