Masakan

Bola-Bola Nasi, Andalan Ibu untuk GTM

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh para ibu yang memiliki balita adalah GTM atau Gerakan Tutup Mulut. Istilahnya sih keren, tapiii.. kenyataannya bikin hati sedih sekaligus gemes.

Mbok makan, to, Nak. Ibu aja tanpa disuruh makannya lahap. Ups.

Untungnya, W mengalami fase GTM yang singkat (setidaknya begitu karena sekarang kerjaannya makan terus). Paling tahan, seharian saja ia nggeleng-nggeleng kalau liat makanan. Besoknya udah “lemah” ketika disodorin makanan.

Pernah juga waktu awal-awal MPASI ia sama sekali nggak doyan masakan ibunya (karena ibunya nggak pinter masak). Tapi, masa itu terselamatkan karena ia setiap hari sekolah dan di sekolah sudah tersedia makanan, mulai dari sarapan hingga makan sore.

Lama-kelamaan W mulai menyesuaikan diri dan mau makan di rumah, baik masakan lengkap (sayur, kaldu, dan lauk) maupun sekadar buat ngganjel perut. Jangan tanya menunya apa ya, nanti ada yang nyemprit hehehe.

Nah, ketika W GTM itu, saya nggak terlalu khawatir, cuma kasian aja. Kemungkinan besar, giginya sedang tumbuh. Atau ia mungkin lagi bosen aja. Iseng-iseng, si ibu yang nggak pinter masak ini googling dan nemuin salah satu resep yang mudah dieksekusi. Judulnya: Bola-bola nasi. Scroll ke bawah, eh kok bahan-bahannya sederhana. Ya udah, cus coba dimasak.

Bola-Bola Nasi Plus Wortel, Ayam, dan Keju (+1 year)

Bahan-bahan:

  • 2 sendok nasi
  • wortel secukupnya, dipotong kecil-kecil
  • sayuran lain (boleh ditambahkan)
  • bawang merah dan bawang putih secukupnya dihaluskan
  • garam secukupnya
  • 1 kuning telur
  • ayam cincang (saya pakai ayam goreng lalu disuwir-suwir)
  • keju
  • tepung roti

Cara Membuat:

  • Tumis bawang merah dan bawang putih serta wortel dan sayuran lain.
  • Beri sedikit garam.
  • Campurkan nasi, kuning telur, ayam cincang, keju ke wadah bersama tumisan bumbu tersebut.
  • Bentuk jadi bola-bola lalu gulingkan di tepung roti.
  • Goreng di minyak yang panas hingga berwarna kekuningan

Nah, gampang sekali, bukan? Meskipun hasilnya agak kurang mantep karena beberapa hancur saat dipindahkan, W ternyata sukakkk lo! Dia berhasil menghabiskan 2 bola nasi besar. Bagi saya, itu prestasi mengingat seharian anaknya sama sekali nggak mau makan.

Belakangan sih, saya coba nyari lagi resep lain. Ternyata, akan lebih baik jika adonan bola juga dibaluri dengan putih telur. Setelah itu, disimpan di freezer selama beberapa saat.

Resep ini memang sederhana, tetapi saya bangga syekali bisa membuatnya sekaligus disukai oleh anak lanang. Yes!

Ini dia detik-detik kebanggaan seorang ibu memuncak. 😀 😀 😀