JURNAL

Jumat, 13 September 2019 — 3yo2mo

Suka Berpura-pura

Ini tuh sebenarnya kebiasaan lama. Tapi, akhir-akhir ini pun semakin sering terjadi. Banyak macamnya deh. Mulai dari pura-pura lapar (karena ingin mampir di tempat makan yang ia sukai), pura-pura ngantuk (supaya nggak disuruh mandi), pura-pura sakit (biar ibunya kasihan).

Awalnya sih percaya aja. Lama-kelamaan kok jadi hafal polanya haha. Pas ada yang bikin dia nggak sreg, langsung deh berpura-pura. Wkwk. Lucu juga. Kadang suka ngempet ketawa karena dia aktingnya totalitas gitu . Meskipun kadang-kadang jadi bikin nggak yakin. Saking seriusnya dia.

Intinya di sini adalah pengenalan. Dan nggak dikit-dikit kasian. Nggak kasian bukan berarti nggak sayang lho ya… Bagaimanapun, kasih orangtua tidak ada batasnya. Kalau terus kasian, lalu nggak tega untuk menegur, dan anak pun akhirnya semau-maunya aja. Nggak mau lagi denger kata orangtua. Pokoknya tegas pada waktu yang tepat.

Sayang Banget

Pengennya bareng-bareng terus sama anak. Sekeluarga bisa sehat-sehat terus. Kami bisa merasakan kebahagiaan bersama-sama sampai akhirnya nanti dia udah bisa mandiri. Tapi, semua kan ada di tangan Tuhan. Manusia sebatas berikhtiar. Dan berusaha.

Apa yang bisa saya lakukan? Ya, harus jaga diri dan jaga kesehatan. Supaya bisa menemani anak selama mungkin. Jadi, kehidupan orangtua sejatinya adalah untuk menyiapkan kehidupan anak dengan baik.

Dalam momen-momen ini, penyesalan kembali datang. Kenapa dulu nggak begini, kenapa dulu nggak begitu? Dan sebagainya. Semua kesalahan yang pernah diperbuat saat merawat W, jadinya muncul ke permukaan. Ingin ku memutar waktu huhu. Tapi, nggak bisa. Kita harus terus maju kan. Setidaknya, saya bisa tetap memanfaatkan “penyesalan” ini untuk sadar. Jangan lagi buat kesalahan lebih banyak. Ya, kan?