Uncategorized

Ciptakan Bahagia dengan Pengalaman Mandi Terbaik

Dua bulan lagi, Wila, anak tersayangku akan berusia 4 tahun. Duh, rasanya kok baru kemarin aku di rumah nemenin dia selama cuti melahirkan 3 bulan. Ibu baru yang tak berpengalaman bersama seorang bayi. Antara nggak percaya, sih! Apa iya aku bisa?

Proses merawat dan membesarkan Wila nggak bisa dibilang mulus. Kami melewati banyak sekali tantangan. Bahkan, aku sempat hampir menyalahkan diri sendiri ketika ia terlambat bisa jalan; tak seperti balita seusianya.

Sebagai ibu bekerja, kelelahan akibat tugas yang menumpuk sering kali memengaruhi mood. Akhirnya, Wila hanya mendapatkan sisa-sisa perhatian setelah kami semua pulang ke rumah. Kalau ingat itu sekarang, rasanya nelangsa.

Ibu Bahagia Keluarga Bahagia

Tak banyak yang bisa kulakukan untuk menyenangkan diri sendiri pada masa-masa Wila masih bayi. Hidupku seputar rumah, daycare, kantor, daycare, dan rumah lagi. Menonton di bioskop? Nggak sempat. Nongkrong bareng teman? Nggak sempat juga. Jalan-jalan ke mall atau belanja apa gitu yang bikin wanita bergembira? Inget kebutuhan lain.

Hanya senyum semringah Wila tiap diajak main yang selalu bikin semangat naik berkali-kali lipat. Klise, ya? Tapi memang begitu. Sayangnya, waktu bagiku kala itu mahal banget. Ada begitu banyak pekerjaan, hanya sedikit waktu. Jadi, aku mensyukuri banget kebersamaan yang bisa aku nikmati meskipun sejenak.

Tak heran, aku pun begitu mudah  tertekan saat Wila menangis dan rewel. Apalagi aku orang yang nggak sabaran. Ragam makna tangisan bayi itu menurutku sangat sulit diterjemahkan. Pernah suatu malam, aku menggendongnya terus-menerus dan ia juga menangis tak henti-henti. Dan parahnya, sang suami juga nggak berhasil menenangkannnya. Jadi, kami berdua bergantian berusaha menggendong dengan muka kusut sekaligus khawatir.

Setelah itu, aku mulai berkaca. Benar adanya, pengalaman membuat seseorang lebih dewasa. Bisa jadi, Wila mungkin bisa merasakan kepanikanku malam itu dan ia pun bertambah gelisah. Harusnya aku tenang. Harusnya aku memberikan kenyamanan. Harusnya aku bisa bilang padanya: Tenang, Nak, ibu di sini. Semua akan baik-baik aja! Kan memang harusnya demikian seorang ibu, mengembangkan sayap untuk melindungi.

Tentu saja aku berpikir dan merenung. Mengapa ya, aku nggak bisa seselow itu. Aha, aku pasti terlalu tegang dan tak menikmati hidup. Aku memikirkan hal-hal yang terlalu jauh dan terlalu berat. Padahal, waktu yang ada di depan mata berlalu begitu saja. Lebih jauh, aku mulai mengambil langkah-langkah proaktif dengan mencoba menyenangkan diri sendiri. Pikirku, kalau aku bahagia, keluarga ikut bahagia. Caraku ya sebisa mungkin melakukan sesuatu yang aku suka.

Ibu Bahagia Merawat Diri

Hampir empat tahun berlalu sejak Wila lahir. Aku merasa bangga dengan diri sendiri karena berhasil melewati banyak hal. Si kecil Wila yang dulunya cuma bisa ngesot sudah pandai berjalan, bahkan berlari-lari. Ia juga pinter banget berkomunikasi, mudah bergaul, dan memiliki empati yang tinggi.

Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang bikin “emosi” memuncak tiap hari. Kalau disuruh mandi misalnya, ia lebih banyak bercanda daripada seriusnya. Senang sih, tapi juga menantang kesabaran. Kalau nggak mengontrol diri, tiap hari bakal ngomel-ngomel nggak jelas. Aduh, capek juga rasanya.

Namun, aku belajar dari pengalaman. Untuk menikmati hidup, kita harus selow dulu. Menenangkan diri supaya nggak mudah terpancing amarah. Cara paling sederhana ya mandi. Ketika guyuran air mengenai sekujur badan, rasa sejuk mulai hadir. Perlahan-lahan, pikiran pun menjadi jernih.

Aktivitas mandi itu sendiri menyenangkan secara keseluruhan bagiku. Bukan hanya karena dapat mengusir rasa gerah, tetapi karena aku dapat menghirup aroma harum dari bau body wash yang aku gunakan. Karena itu, mencoba berbagai jenis sabun adalah semacam hobi yang aku suka. Ketika menemukan body wash dengan aroma yang aku sukai, rasanya seperti menemukan harta karun. Level kebahagiaan pun naik drastis.

Nah, aku mau berbagi sedikit pengalaman saat mencoba Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash . Ini merupakan produk terbaru dari Vitalis, market leader di  pasar female fragrance. Sebelum mengeluarkan produk, Vitalis melakukan banyak riset dan eksperimen terkait tren parfum maupun karakter parfum yang paling sesuai dengan konsumen di Indonesia.

Ada 3 varian yang diluncurkan, yaitu White Glow, Fresh Dazzle, dan Soft Beauty. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.

White Glow

Varian pertama yang aku coba adalah White Glow. Alasannya sederhana, kemasan pink cantik itu tampak menggoda. Sesuai namanya, White Glow menawarkan manfaat Skin Brightening. Berharap setelah mandi menggunakan varian body wash ini, kulit akan terasa lebih cerah, halus, dan lembut. Ini sangat dimungkinkan dengan kandungan ekstrak Licorice dan Susu. Kedua kandungan ini dapat melembutkan kulit sekaligus merawatnya hingga terlihat bersih dan bersinar.

Pertama kali menghirup aroma White Glow, terlintas rasa manis yang bikin nagih. Vitalis body wash ini memang diciptakan dari paduan harum Cherry dan Raspberry. Selain itu, ada pula wangi Marshmallow dan Gardenia yang terkesan lembut dan elegan. Untuk menyempurnakan, kombinasi Woody dan Suede yang long lasting serta glamour juga turut dihadirkan dalam kemasan yang sama.

Aku sendiri suka dengan harum Vitalis body wash varian White Glow. Saat dibalurkan ke seluruh tubuh, rasanya seperti sedang mandi parfum kesukaan. Paling pas kalau menggunakan body wash ini menjelang acara-acara istimewa. Dijamin pede meningkat drastis, deh!

Fresh Dazzle

Varian body wash selanjutnya adalah Fresh Dazzle. Dibandingkan White Glow, Fresh Dazzle terasa lebih elegan. Ternyata, parfum yang digunakan dalam varian ini adalah Bergamot yang segar, Floral Bouquet yang feminin tetapi tetap elegan, dan Musk Amber yang long lasting. Paduan ketiga parfum ini menciptakan aroma harum yang mengesankan. Cocok nih bagi para wanita yang nggak suka dengan aroma yang terlalu manis.

Fresh Dazzle juga dilengkapi dengan ekstrak Yuzu Orange dan Greentea. Kedua kandungan ini memiliki khasiat yang sangat baik bagi kecantikan kulit.

Saat aku mencoba Fresh Dazzle, tak diragukan lagi ada kesan segar yang terasa. Aku membayangkan paling seru mandi dengan body wash varian ini saat cuaca sedang hujan. Dengan guyuran air hangat dan wangi parfum segar, suasana hati akan terasa lebih hangat seusai mandi. Ini adalah varian lainnya yang aku sukai setelah White Glow.

Soft Beauty

Jenis ketiga diberi nama Soft Beauty. Warna kemasan ungu menawarkan kesan yang mewah. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty ini ditonjolkan dengan manfaat Skin Nourishing. Di dalamnya terkandung ekstrak Avocado dan Vitamin E yang dikenal sangat baik dalam menjaga kelembaban dan kekenyalan kulit.

Untuk varian body wash Soft Beauty ini, Vitalis menyematkan aroma Fruity Aldehydic, Rose & Violet, dan Tonka bean & Sandalwood. Paduan tersebut menciptakan kesan yang glamour dan premium. Tak heran, mandi dengan body wash ini akan menjadi pengalaman yang berbeda daripada sebelumnya.

Setelah membandingkan ketiganya, aku tetap menjatuhkan pilihan pada White Glow. Rasa manisnya yang menyenangkan seperti kemewahan tersendiri bagi seorang ibu yang setiap detik berkutat dengan keriuhan pekerjaan sekaligus tanggung jawab rumah tangga. Bersenjatakan body wash ini, aku bisa menikmati momen spesialku setiap hari, tanpa perlu menunggu suatu perayaan khusus.

Ibu Bahagia Dari Dalam

Menjadi seorang ibu tidak mudah. Aku menyadarinya sesaat setelah Wila melepaskan tangis pertamanya di dunia ini. Seiring dengan rasa bahagia yang tak terhingga, ada pula keresahan. Akankah aku layak menjadi ibu baginya?

Sampai sekarang, aku masih terus belajar untuk memberikan yang terbaik. Memang tidak ada sekolah formal untuk menjadi orang tua. Semua pengetahuan berasal dari pengalaman.

Jadi, aku maksimalkan diri setiap hari sekaligus berusaha membahagiakan diri demi anak dan keluarga. Berharap, pada ulang tahunnya yang keempat nanti, aku bisa dengan bangga mengucapkan rasa sayang karena aku benar-benar telah mengusahakannya.