JURNAL

Jumat, 13 September 2019 — 3yo2mo

Suka Berpura-pura

Ini tuh sebenarnya kebiasaan lama. Tapi, akhir-akhir ini pun semakin sering terjadi. Banyak macamnya deh. Mulai dari pura-pura lapar (karena ingin mampir di tempat makan yang ia sukai), pura-pura ngantuk (supaya nggak disuruh mandi), pura-pura sakit (biar ibunya kasihan).

Awalnya sih percaya aja. Lama-kelamaan kok jadi hafal polanya haha. Pas ada yang bikin dia nggak sreg, langsung deh berpura-pura. Wkwk. Lucu juga. Kadang suka ngempet ketawa karena dia aktingnya totalitas gitu . Meskipun kadang-kadang jadi bikin nggak yakin. Saking seriusnya dia.

Intinya di sini adalah pengenalan. Dan nggak dikit-dikit kasian. Nggak kasian bukan berarti nggak sayang lho ya… Bagaimanapun, kasih orangtua tidak ada batasnya. Kalau terus kasian, lalu nggak tega untuk menegur, dan anak pun akhirnya semau-maunya aja. Nggak mau lagi denger kata orangtua. Pokoknya tegas pada waktu yang tepat.

Sayang Banget

Pengennya bareng-bareng terus sama anak. Sekeluarga bisa sehat-sehat terus. Kami bisa merasakan kebahagiaan bersama-sama sampai akhirnya nanti dia udah bisa mandiri. Tapi, semua kan ada di tangan Tuhan. Manusia sebatas berikhtiar. Dan berusaha.

Apa yang bisa saya lakukan? Ya, harus jaga diri dan jaga kesehatan. Supaya bisa menemani anak selama mungkin. Jadi, kehidupan orangtua sejatinya adalah untuk menyiapkan kehidupan anak dengan baik.

Dalam momen-momen ini, penyesalan kembali datang. Kenapa dulu nggak begini, kenapa dulu nggak begitu? Dan sebagainya. Semua kesalahan yang pernah diperbuat saat merawat W, jadinya muncul ke permukaan. Ingin ku memutar waktu huhu. Tapi, nggak bisa. Kita harus terus maju kan. Setidaknya, saya bisa tetap memanfaatkan “penyesalan” ini untuk sadar. Jangan lagi buat kesalahan lebih banyak. Ya, kan?

 

JURNAL

Kamis, 12 September 2019 — 3yo2mo

Jangan Marah, Bu!

Pertama, si ibu harus ngaku nih karena suka marah-marah. Huhuhu. Ya gimana, saat dibilangin, si anak nggak mau nurut sama sekali. Udah coba berbagai cara, ehh nggak mempan. Mulai dari baik-baik sampai kesabaran habis. Biasanya, akan mulai marah kalau waktu mepet harus berangkat kerja. Atau, udah kehabisan akal. Tapi, habis itu langsung nyesel.

Apalagi kalau W kemudian memotong tanpa merasa nyesel, “Jangan marah, Bu….” lalu dia mengelus-elus pipi ibunya dengan sayang. Hahaha. Separuh kesel, separuh geli. Iyaaaa, nggak marah kalau kamu nurut, Naak! Huhu.

Agak lupa sih darimana ya dia dapat kalimat itu. Kalau nggak salah, ketika salah satu dari ayah atau ibunya yang saling mengingatkan. Jadi, dia denger dan kemudian menirunya. Tapiii, mungkin dia nggak tahu, marah itu kenapa, harusnya gimana, dan sebagainya. Kan jadinya bingung harus gimana kalau dia sedang nggak nurut.

Suka Baca Buku

Sebenarnya, bukan baca sih. Tepatnya adalah lihat gambar di buku-buku. Seperti yang sudah pernah saya ceritain di sini, dia jadi banyak tahu. Misalnya, seluk-beluk profesi. Dia juga jadi punya kegiatan.

Tapi, kok ibu dan ayah seringnya agak malas karena buku-bukunya itu-itu aja. Apalagi kalau seharian udah capek dan ngantuk, lalu W datang membawa segepok buku, “Yuk, baca yuk!” Haha, maapkan ibu, Naak. Jadinya, ibu suka membatasi, “Bacanya satu aja ya… Udah malem, besok lagi”.

Emang bener sih, dia kalau baca buku bisa nggak tahu waktu. Diulang-ulang terus dan dia seneng banget kayaknya. Semoga saya bisa lebih bisa bagi waktu sehingga memaksimalkan momen ini untuk bikin W semakin suka buku.

Susah Dibilangin

Kebiasaan ini mulai terasa menjengkelkan. W bener-bener susah dibilangin akhir-akhir ini. Kadang-kadang, dia nurut banget, bahkan tanpa diperintah. Tapi, kalau udah nggak mau, ya ampun, bikin pening. Apalagi sama ayahnya, seringnya mengelak dan si ayah diam aja. Akhirnya, saya harus turun tangan untuk membujuk. Kalau udah nggak sanggup, akhirnya taringnya keluar.

Ini PR ibu dan ayah sih sebenarnya, menemukan cara yang paling tempat untuk memberitahukan sesuatu sehingga diterima dengan baik oleh anak. Perasaan, cara yang dilakukan sudah paling bener, eh nggak berhasil juga.

JURNAL

Rabu, 11 September 2019 — 3yo2mo

Mainan Ketinggalan

Jadi, salah satu kebiasaan W adalah suka banget bawa mainan ke sekolah. Sejak dulu tuh. Ada aja yang diajak ikut. Kadang cuma 1 biji, kadang sampe 1 kantong plastik *tepok jidat* Itu tuh udah semacam ritual sebelum berangkat. Nyariin dulu siapa yang berhak ikut. Kalo mainannya bisa ngomong, mungkin mereka bakal teriak-teriak gitu minta diajak.

Nah, hari ini W bawa mainan ABC. Itu lho, huruf-huruf mainan warna-warni. Belum kenal huruf, cuma mungkin suka aja sama warna-warnanya. Beberapa dia udah hafal sih kayak S dan A karena sering lihat di jaket ayahnya.

Sesampainya di sekolah, mainan biasanya langsung masuk kantong. Harusnya sih nggak boleh dibawa. Karena bakal bisa memancing keributan. You know. Anak-anak kalau tau mainan baru langsung excited. Jadinya rebutan. Akhirnya ya diimbau untuk menyimpan mainan di tas kalau udah sampe di area sekolah.

Nah, sorenya ternyata mainan W nggak ketemu. Mungkin ketlingsut. Saya nggak apa-apa, tapi W jadi sedih gitu. Bahkan minta dibelikan yang baru karena mainannya hilang. Astaga Nak. Nggak semua bakal semudah itu menyelesaikan masalah. Meskipun murah dan ibu punya uang, bukan gitu caranya menyikapi kehilangan..

Ngucapin Makasih Lagi..

Uhhh, ternyata yang aku ceritain kemarin nggak begitu tepat. W bukan hanya ngucapin makasih untuk hal-hal yang material aja. Ketika saya bantu dia untuk pake baju, ayahnya bawakan buku-buku, dan masih banyak lagi, dia dengan senangnya bilang makasih. Bukan cuma sekali, tetapi berkali-kali. Dan nadanya itu lho huwaaaa.. makasih juga ya Nak, sudah mau jadi anak Ibu dan Ayah.

Ngobrol dan Dongeng Sebelum Tidur

Saya dan W punya ritual baru: ngobrol sebelum tidur. Awalnya, saya dan ayahnya sibuk ngobrol lalu dia merasa diabaikan. Akhirnya, dia juga mau ngobrol-ngobrol sama ibunya. Nggak mau kalah banget.

Akhirnya, saya pun selalu ngajak dia ngobrol tiap mau tidur. Dia senang banget. Isi ngobrolnya ya gituah. Seputar aktivitasnya hari itu, misalnya tadi makan apa? Tadi main sama siapa? Tadi temennya yang ini ada ga? Dan semacamnya. Kadang, jawabannya kurang masuk akal haha tapi nggak apa-apa. Bukan jawabannya yang penting. Tapi, saya ingin W menyadari bahwa ibunya selalu bisa diajak ngobrol. Dia selalu bisa curhat. Ibu tidak akan menghakimi atau menuduhnya macem-macem. Ibu bisa dipercaya.

Selain ngobrol, saya juga belajar mendongeng. Iyess. Saya mempersiapkan diri dengan membaca buku dongeng dari Gramedia Digital. Saya baca, hafalkan, dan coba menceritakan kembali, tentu saja dengan ekspresi yang total haha. Eh, dia senang banget.

Cerita dongeng pertama saya adalah tentang Sapi dan Kerbau yang tidak bersyukur. Saya usahakan cerita saya bisa ia bayangkan. Saya pake tokoh-tokoh yang ia kenal. Saya contohkan dengan hal yang ia lakukan. Yaa, mendongeng untuk anak usia 3 tahun memang butuh latihan guys. Tapi kalau udah bisa, akhirnya malah menikmati. Dan bisa improvisasi. Yes!

Susah BAB

Dua tiga hari ini W susah BAB. Dia memang nggak begitu suka makan sayur. PR nih. Buah juga kadang-kadang. Dan kebetulan stok buah lagi nggak ada.

Nah, kalau dia susah BAB, kasian banget. Dia masih belum bisa BAB di WC. Jadi, cuma duduk gitu sambil ngangkat dua kakinya. Susah banget kan. Makanya nggak bisa keluar. Keluar pun cuma dikiiit. Dan itu berulang berapa kali. Capeknya bolak balik ke kamar mandi.

JURNAL

Selasa, 10 September 2019 — 3yo2mo

Atap Dinding Lantai

Kaget. Pagi-pagi, W nyanyi gini, “Di atas, ada atap. Di samping, ada dinding. Di bawah, ada lantai..” Nyanyinya sambil nunjuk-nunjuk gitu. Padahal, kami lagi di motor tuh, menuju ke sekolahnya. Haha. Yha, itu pengetahuan umum sih, tapi itu juga kemajuan, kan.

Yang bikin kaget adalah sebelumnya tidak lagi cerita apa-apa. Biasanya memang kalau lagi di motor, kami sesekali cerita atau nyanyi-nyanyi. Untuk ngisi waktu aja, sih. Lumayan juga 20 menitan gitu. Cukuplah untuk bonding tambahan sebelum dia harus seharian di daycare.

Dan, mood-nya tuh bisa dilihat dari nyanyiannya. Kadang, ada pula masa saat dia cemberut dan diam, bahkan marah. Tapi sebisa mungkin si ibu coba mencairkan suasana dengan nyanyian (meskipun suasanya nggak enak).

Mudah Menyenangkan Anak

Kalau bisa bikin seneng orang lain, kenapa nggak? Itu prinsip yang selama ini saya pegang. Tapi, ini bukan berarti harus banget menyenangkan orang lain lho. Kadang-kadang, ada situasi ketika kita memiliki pilihan untuk melakukan itu. Atau, tambah sedikiiit usaha ekstra, dan orang lain udah seneng banget. Kenapa tidak?

Begitu juga untuk anak. Tapi jangan anggap ini hal-hal luar biasa. Justru yang sederhana-sederhana aja. Misalnya, sore ini waktu kami pulang, kami berhenti beli jus di tempat langganan. Btw, ini jusnya enak, murah, dan bersih lho. Namanya Bilbil Juice, terletak di Jalan Manisrenggo, Prambanan, Klaten.

Pas mau menuju ke rumah, W yang biasanya duduk di tengah, saya suruh duduk di depan aja. Biasanya, dia memang senang banget karena bisa melihat dengan leluasa. Beda kalau di tengah, cuma bisa menatap punggung ayahnya hahaha.

Eh, anaknya keliatan bahagiaaaa gitu. Astaga. Ya, nggak ada yang rugi dengan pengaturan seperti itu. Tapi, kita bisa menambah kadar kebahagiaan anak. Kalau memang bisa, kenapa nggak?

Pinter Bilang Makasih

Bangga banget, W sekarang udah pinter banget ngucapin makasih secara spontan. Nggak usah disuruh-suruh lagi. Maksudnya, dia udah bisa mengungkapkan perasaannya. Pas lagi senang, dia akan bilang, “Makasih Bu, makasih yah!” dengan nadanya yang bikin meleleh huhuhu. Si ibu langsung pengen kerja 24 jam kalau udah begitu, biar bisa bikin anak seneng terus.

PRnya adalah bagaimana supaya fokus anak tidak hanya soal materi aja, misalnya ketika dibeliin mainan, baru mau bilang makasih. Kalau sekarang sih, ya nggak apa-apa. Karena W memang sedang senang bermain. Dapet mainan, wajar kalau senang, lalu ngucapin terimakasih.

Sehat Demi Anak

Orangtua wajib sehat demi anak. Itu yang selalu saya tekankan ke diri sendiri dan suami. Bukan hanya sehat, tetapi juga aman. Karena, kalau orangtua sakit atau nggak bisa mencari nafkah, anak yang akan terkena dampaknya. Baru aja nonton Gundala, dan scene-scene awalnya menggugah banget. Jadi inget anak, gimana kalau W harus berjuang sendiri seperti itu di masa kecilnya?

(*btw, nanti saya mau review dikit tentang filmnya, tungguin yah!)

Setidaknya, sampai anak bisa mandiri, saya memohon pada Tuhan supaya bisa menemaninya. Itu saja sih. Saya juga berusaha untuk mulai hidup sehat supaya tetap kuat dan bisa memberikan yang terbaik untuk dia. Ya, rencana Tuhan nggak ada yang tahu, tapi kita boleh berusaha.

JURNAL

Senin, 09 September 2019 — 3yo2mo

Itu Arsitek, Bu!

Pas jemput W hari ini di daycare, kami lihat beberapa orang yang lagi membongkar muatan pick up yang isinya material bangunan. Spontan W ngomong, “Itu arsitek, Bu!”

Awalnya si ibu nggak sadar dong. Kurang jelas juga sih dengernya. Sampai 3 kali ngomong, barulah paham. Oh, iyaaa, ARSITEK. Haha.

Terpana, lho! Soalnya nggak nyangka dari mulut anak 3 tahunan bisa muncul kata arsitek. Emang sih, beberapa waktu belakangan, kami baca (tepatnya: lihat) buku bergambar yang isinya macam-macam profesi.

W seneng banget tuh ngulang-ulang bukunya sampe ibunya bosen wakaka. Dan ternyata, dia memang merekam dengan baik isi buku itu, termasuk apa tugas arsitek.

Masih Males Mandi

Yhaa. Beberapa hari ini W lagi males mandi banget. Sampe nangis-nangis, digeret, buka bajunya paksa huhu, bahkan pernah juga sampe disuruh berdiri karena bener-bener nggak nurut. Astaga.

Pagi ini masih gitu. Tapi, saya coba pake strategi lain-setelah kemarin marah-marah. Coba dengan dibujuk, diomongin baik-baik, pelaaann banget, sambil dituntun. Eh, berhasil! Meskipun konsekuensinya ya jadi terlambat kerja.

Semoga cara ini besok masih berhasil.

Malemnya Anteng Banget

Malemnya, W anteng banget. Ya, itu sih awalnya karena baru dibeliin ABC-mainan huruf-huruf. Jadi hatinya senang. Sorenya makan dengan lancar-itu juga karena lauknya ayam kremes Karen Chicken, kesukaannya.

Sampe malem, tetep anteng. Bahkan mau maen sendiri. Diminta untuk bersihin telinga dan hidung, mau-mau aja. Yes! Biasanya susah banget ya ampun.

Kuncinya: bilang baik-baik. Bikin moodnya senang. Memang butuh waktu, tapi sepadan kok! Kayaknya bakal sering telat nih kalau gini haha.

Informasi

Rayakan Ultah ke-30, ASUS Hadir Dengan Inovasi Baru

Apa gadget milikmu yang berusia paling lama?

Hayo, coba diingat-ingat, deh! Ada nggak gadget yang hanya bertahan setahun? Ini bisa terjadi karena kualitas gadget kurang oke atau cara perawatannya (penggunaannya) yang sembarangan.

Sudah Waktunya Ganti

Satu-satunya laptop yang pernah (dan masih) saya miliki hingga sekarang telah berusia hampir 8 tahun. Laptop kecil ini beberapa kali pernah diinstall ulang dan diganti komponen. Hingga sekarang, ia masih setia menemani dan mendukung saya menyelesaikan setiap deadline yang datang silih berganti.

Saya sadar bahwa sudah waktunya untuk mulai bersiap-siap jika terjadi “sesuatu” pada si gadget. Mengingat usianya yang tidak muda lagi. Mengingat juga bahwa perannya sangat penting bagi kelangsungan hidup kami.

Pertama, saya harus mulai mencari gadget pengganti yang kira-kira cocok dengan kondisi saya saat ini. Kedua, tentunya menabung; karena biaya ganti gadget itu mahal. Bagi kalangan rakyat jelata seperti saya, tidak bisa sesukanya main tunjuk lalu dapat.

Ketemu Lagi Sama ASUS

ASUS itu bagi saya adalah cinta pertama. Laptop berlayar kecil yang saya taksir pertama-tama adalah ASUS. Karena satu dan lain hal, saya nggak jadi beli.

Beberapa hari yang lalu, saya diajak untuk mengikuti acara Anniversary ASUS 30th. Di situ, saya kembali ketemu dengan laptop impian ini. Setelah hampir 10 tahun, ASUS kian bikin jatuh hati. Terutama pada komitmennya untuk membuat hidup para pengguna lebih praktis.

Bagaimana nggak, sejumlah laptop andalan dengan inovasi teknologi terbaru kembali dihadirkan. Salah satunya, seri VivoBook Ultra K403 yang unggul pada ketahanan baterainya. Bayangin ya gengs, K403 ini bisa tahan hingga 24 jam. Bepergian sambil tetap produktif nggak pernah semudah ini.

Selain kapasitas baterai yang besar, ultrabook ini memiliki tampilan bodi yang ringkas dan ringan. Bahkan, K403 juga telah mengantongi sertifikasi ketahanan berstandar militer. Whats?! Baru kali ini loh denger laptop dengan spesifikasi sengeri ini.

*Jadi pengen buru-buru meminang..

Selain K403, ada pula seri lainnya yaitu VivoBook Ultra A412. Ini adalah ultrabook yang berukuran 14 inci yang paling colourful yaitu dengan 4 warna menarik. Selain itu, bodi laptop juga ringkas. Nggak ada alasan untuk males bawa ke mana-mana. Cukup masukin ke dalam tas dan cus berangkat!

Selain seri Ultra, ASUS juga menawarkan VivoBook S, yaitu VivoBook S430 dan S330. Keunggulan S430 adalah fitur premium berupa NanoEdge Display. Dari segi tampilan, laptop ini terlihat lebih lega karena bezel di tiga sisi layar lebih tipis. Sementara itu, S330 hadir dengan layar yang lebih kecil yaitu 13 inci. Dengan bodi yang penuh gaya dan ringan, laptop ini cocok menjadi teman untuk bepergian.

Untuk para pecinta game, ASUS juga meluncurkan laptop gaming yang diklaim paling tipis, yaitu ROG Zephyrus.  Meskipun tipis, performanya sangat powerful. Dengan spesifikasi di atas rata-rata, tak heran jika seri ini layak menjadi andalan bagi para gamers profesional.

Sebagai perusahaan multinasional yang memproduksi motherboard, PC, monitor, kartu grafis, dan router terbaik di dunia, ASUS telah memperoleh sejumlah penghargaan. Hal ini telah terbukti dari kehadiran sejumlah produk yang mampu bersaing jika dijejerkan dengan produk elektronik dari merek lain.

**

Rangkaian produk ASUS terbaru ini dibanderol dengan harga yang variatif. Dengan demikian, calon pembeli dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan bujet yang dimiliki.

Saya rasa, perbedaan harga tersebut hal yang normal. Selain pertimbangan harga, tentu saya selalu melihat dulu apakah laptop tersebut sanggup memenuhi kebutuhan saya yang lebih banyak berada di luar rumah.

Untuk ASUS, saya ucapkan selamat telah menempuh 30 tahun. Semoga tetap inovatif dan memenuhi harapan para pengguna.

Informasi

Air Alkali dan Segudang Manfaatnya

Image by ExplorerBob from Pixabay

Air alkali adalah air yang bersifat basa. Pada dasarnya, air alkali tidak berbeda jauh dengan air mineral pada umumnya. Hanya saja, air mineral yang biasanya kita konsumsi memiliki pH yang netral atau pH 7. Nah, kadar pH pada air alkali berada pada angka 8 ke atas yang membuat air alkali memiliki sifat basa. Meminum air yang sifatnya basa diyakini oleh para ahli dapat memengaruhi  pH tubuh.

Semakin tinggi kadar pH di dalam tubuh, maka akan semakin baik. Ditambah lagi, air alkali yang memiliki pH 8+ juga biasanya mengandung mineral alkali dan ORP negatif. ORP yang memiliki kepanjangan oxidation reduction potential adalah kemampuan air untuk bertindak sebagai antioksidan. Semakin negatif nilai ORP, maka semakin banyak kandungan antioksidan di dalam air minum tersebut. Namun, tahukah Anda apa saja fungsi air alkali bagi kesehatan tubuh manusia? Air alkali memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan meminum air alkali secara rutin.

Photo by Daria Shevtsova from Pexels

1.Mencegah Tubuh dari Dehidrasi

Tubuh manusia memerlukan cairan yang cukup agar seluruh organ di dalamnya dapat berfungsi dengan baik. Kekurangan cairan atau biasa kita sebut dengan dehidrasi tak hanya akan membuat tubuh tidak bekerja dengan optimal, twtPI juga sangat rentan terkena penyakit. Menurut hasil penelitian, orang-orang yang rutin mengonsumsi air alkali tingkat kekentalan darahnya lebih rendah 6,3 persen dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi air mineral pada umumnya. Darah yang lebih cair tentu akan lebih mudah mengalir sehingga oksigen yang dibawanya dapat sampai ke seluruh tubuh dengan cepat. Inilah alasan tubuh perlu terhidrasi dengan baik.

2.Menetralisir Asam

Fungsi air minum alkali yang lainnya adalah dapat membantu tubuh dalam menetralisir asam. Mengonsumsi makanan memang sebuah keharusan. Namun, hal tersebut akan menambah kadar keasaman dalam tubuh. Nah, hal itu dapat dimbangi dengan mengonsumsi air alkali. Selain itu, kadar asam yang tinggi dapat membuat Anda menjadi sering sakit kepala, mual, atau muntah. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi Anda untuk meminum air alkali yang dapat membantu menetralisir kelebihan asam di dalam tubuh.

Uncategorized

Insto Dry Eyes, Senjata Ampuh Agar Tetap Produktif

Aktivitas terganggu karena mata sakit

Sekitar 3 minggu yang lalu, saya mengalami konjungtivitis akut. Serem banget! Hampir seminggu saya nggak bisa melihat dengan jelas. Buram semuanya. Kena angin, perih banget. Jangankan bekerja, buka mata aja, berair terus. Alhasil, saya benar-benar off dari segala aktivitas (termasuk ke kantor, mengerjakan tugas rumah tangga, dan scrolling media sosial).  Rasanya menderita banget deh. Bahkan, saya sampai trauma tiap melihat ada semburat merah di ujung mata. Jangan-jangaann.. Ups, jangan lagi deh! Kapok. Bukan hanya karena memang benar-benar sakit, tapi karena rutinitas harian sangat terganggu.

Mengalami masalah kesehatan itu, saya baru benar-benar menyadari betapa mata–seperti halnya bagian tubuh lain–memiliki fungsi yang sangat penting. Sekali sakit, dampaknya dirasakan oleh seluruh tubuh. Bahkan juga bisa merugikan orang-orang terdekat. Kita menjadi tidak produktif. Kita kehilangan banyak kesempatan berharga. Kita jadi suka marah-marah alias sensi kalau diganggu dikit. Beneran, nyesel banget kemarin karena sakit mata sempat mengubah saya menjadi pemarah.

PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN MATA

Kata orang bijak, setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Itu benar. Mungkin banyak yang tidak saya sadari, tetapi setidaknya saya memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan mata. Betapa hidup penuh tantangan jika tanpa penglihatan. Salut dan kagum sama orang-orang yang masih tetap semangat bertahan hidup meskipun mengalami disabilitas pada fungsi mata.

Saya juga mendapat banyak pengetahuan baru soal menjaga kesehatan mata ketika bertemu dokter spesialis beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa masih ada orang yang kerap kurang peduli terhadap kesehatan mata dan akhirnya menjadi parah. Ada setidaknya 3 gejala yang sering terjadi pada mata dan mudah diabaikan.

Pertama, mata sepet. Tahu nggak penyebab mata sepet itu apa? Ternyata, salah satunya karena kita terlalu sering menatap layar ponsel. Yuk, kita renungkan, berapa lama dalam sehari  menggunakan ponsel? Menurut hasil survei Google Indonesia di 5 kota besar di Indonesia pada 2014-2015 lalu, rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu sebanyak 5,5 jam per hari menggunakan ponsel. Wah! Bayangkan betapa sepetnya mata setelah itu.

Saya sendiri menggunakan ponsel hampir setiap waktu. Untuk mengurus pekerjaan. Untuk berkomunikasi dengan suami, rekan kerja, dan teman. Untuk membaca buku digital. Untuk menonton film, kadang-kadang. Hampir semua aktivitas harian menggunakan ponsel.

Rutinitas harian di balik layar komputer

Kedua, mata pegel. Kondisi mata pegel terjadi ketika kita terlalu lama menatap layar komputer. Bagi para pekerja yang berkutat di belakang meja sepanjang hari, ini adalah risiko yang harus dihadapi. Jika tidak pandai-pandai mencari waktu istirahat, kemungkinan mata akan terasa sangat pegel di pengujung hari.

Ketiga, mata perih. Mata bisa terasa perih apabila seseorang berada di ruangan ber-AC terlalu lama. Lagi-lagi, siapa pun rentan mengalami kondisi ini. Dampaknya tentu sangat tidak mengenakkan.

BAHAYA MATA KERING

Ketiga gejala tersebut merupakan gejala mata kering yang tidak boleh diabaikan. Mata kering disebut-sebut berhubungan dengan blepharitis. Kondisi ini dapat menimbulkan peradangan pada kelopak mata. Blepharitis terjadi karena tersumbatnya kelenjar di antara bulu mata karena kulit kering, kotoran, dan infeksi. Padahal, kelenjar ini dapat memproduksi lapisan minyak yang terdapat pada air mata. Tanpa lapisan minyak, air mata akan cepat menguap karena kering.

Mata yang kering berakibat pada lubrikasi yang tidak optimal. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, bahaya paling menakutkan adalah dapat terjadi kebutaan. Pasalnya, kekeringan rentan menyebabkan terjadinya luka pada bola mata.

***

Naik kendaraan bermotor menyebabkan mata cepat kering

Rutinitas saya setiap hari adalah berkendara selama 30 menit ke kantor. Lalu, menghadap layar komputer sepanjang hari untuk menyelesaikan pekerjaan hari itu. Di sela-sela waktu, saya juga masih membalas pesan WA di ponsel, kadang-kadang nyekrol feed IG kalau bosan, dan sebagainya. Sorenya, saya kembali berkutat di jalan raya. Malam? Apalagi kalau bukan mengisi waktu dengan menonton televisi. Semua kegiatan tersebut rentan menyebabkan mata kering.

Awalnya, saya belum tahu kalau rasa sepet, pegel, atau perih pada mata adalah pertanda bahwa mata mengalami kekeringan. Saya kita, mata lelah itu akan sembuh sendiri kalau dibawa tidur. Biasanya, mata hanya dikucek sebentar sambil berharap rasa mengganjal segera menghilang. Faktanya tidak semudah itu. Pernah sampai beberapa hari mata terasa kurang nyaman dan konyolnya saya biarkan saja.

Insto Dry Eyes, solusi mata kering

Beruntung, saya akhirnya mengenal Insto Dry Eyes, solusi yang paling efektif untuk mata kering. Insto Dry Eyes berfungsi sebagai air mata buatan yang dapat mengatasi kekeringan pada mata. Insto Dry Eyes juga berguna sebagai pelumas pada mata. Bahkan, hebatnya lagi, tetes mata ini mengandung bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Wuaahh, keren banget, bukan?

Jadi, dengan satu langkah sederhana, kita ternyata bisa mengatasi risiko yang membahayakan mata akibat rutinitas harian. Sekarang, berbekal Insto Dry Eyes, saya bisa mengucapkan selamat tinggal pada mata kering yang mengganggu sehingga dapat lebih produktif sepanjang hari.

Yuk, segera sedia Insto Dry Eyes di dalam tas atau kantong untuk dipergunakan tiap kali diperlukan.

Informasi

Pernapasan Lebih Lancar, Anak-anak Pun Lebih Ceria

Image by Rashed Khan from Pixabay

Agar anak-anak merasa nyaman dengan sistem pernapasannya ketika sedang pilek, kita perlu melakukan langkah pengobatan segera. Pilek yang diderita anak-anak bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah rhinitis alergi. Agar pilek  sembuh, Anda bisa memberikan obat pilek untuk anak. Namun, jika ingin melakukan pengobatan secara alami, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Dua trik berikut bisa dicoba.

Image by trang huyền from Pixabay

Mandi Air Hangat

Ketika anak sedang mengalami pilek, tak jarang orang tua ragu untuk memandikan anak. Memandikan anak seringkali dipercaya dapat membuat pilek semakin menjadi-jadi. Namun, hal tersebut tidak berarti Anda tidak boleh memandikan anak sama sekali. Sebab, Anda bisa memanfaatkan air hangat untuk memandikan anak saat sedang pilek.

Memandikan anak dengan air hangat bisa menjadi salah satu terapi untuk menyembuhkan pilek yang dideritanya karena air hangat dapat membantu melegakan pernapasan anak ketika sedang pilek. Tak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan lap untuk membilas anak apabila memandikannya dirasa terlalu berisiko. Dengan demikian, anak bisa tetap bersih sekaligus tindakan ini dapat membantu menyembuhkan pilek yang dideritanya.

Image by adhadimohd from Pixabay

Perbanyak Cairan

Ketika cairan tubuh anak tercukupi, sistem kerja tubuhnya pun akan tetap terjaga. Tak hanya itu, produksi lendir secara berlebih juga tidak akan mengurangi cairan tubuh yang ada di dalam tubuh anak. Untuk mengatasi pilek yang dialaminya, Anda bisa mencampurkan air hangat dengan jeruk nipis serta tambahan sedikit madu di dalamnya. Cairan tersebut mampu secara efektif mengatasi pilek yang dialami anak sekaligus membuat cairan dalam tubuhnya tetap terjaga.

Itulah dua cara yang bisa dilakukan utnuk meredakan pilek pada anak tanpa menggunakan obat pilek untuk anak. Anda bisa mendapatkan berbagai obat dengan praktis dan mudah di Go Apotik. Kunjungi juga laman ini https://www.guesehat.com/masalah-ringan-pada-anak-yang-bisa-jadi-adalah-gejala-kanker/page/3untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan dari Guesehat. Semoga bermanfaat.

Informasi

Lindungi Hak Kekayaan Intelektual Bersama DJKI

Meskipun kadarnya berbeda-beda, tiap pribadi memiliki kualitas kemampuan intelektual yang cukup untuk bertahan hidup. Dengan pelatihan dan pengalaman, kemampuan tersebut dapat berkembang dan menghasilkan karya-karya yang kemudian disebut sebagai “kekayaan intelektual”.

Masalah yang terjadi saat ini adalah masih banyak orang yang belum menyadari pentingnya perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual. Akibatnya banyak kasus pelanggaran hukum yang bermunculan. Salah satu contoh yang akrab dengan keseharian adalah pembajakan CD/DVD.

Ada banyak kerugian yang terjadi akibat kelalaian dalam memahami Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Akibat pemalsuan perangkat lunak, infeksi malware rentan terjadi. Pemilik kekayaan intelektual pun kehilangan hak untuk mendapatkan keuntungan atas karyanya.

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI bersinergi dengan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi karyanya. Adanya nota kesepahaman di antara kedua kementerian ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat akan haknya sekaligus memotivasi pemilik kekayaan intelektual untuk mendaftarkan karya tersebut.

Undang-undang tentang HAKI

Salah satu di antaranya adalah penyelenggaraan event bertajuk Forum Sosialisasi Kepatuhan Terhadap Hak Kekayaan Intelektual yang diadakan di Hotel Sheraton pada Kamis, 25 Juli 2019. Sejumlah narasumber hadir, di antaranya:

Drs. Bambang Gunawan M.Si selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan di Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.

Handi Nugraha, S.H, M.H selaku Kasi M. Kerjasama Lembaga Non Pemerintah dan Monitoring Kemenkumham.

Drs. Lucy Irawati selaku Kepala Dinas Koperasi UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta.

Dipandu oleh Rihari Wulandari S.H, M.H, forum yang bertujuan untuk meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap HAKI ini berjalan dengan lancar.

Ada banyak hal menarik yang disampaikan oleh para narasumber, saya akan tuliskan dalam beberapa poin penting:

Mengapa Hak Kekayaan Intelektual harus dilindungi?

Jawabannya adalah karena Kekayaan Intelektual memiliki nilai ekonomis. Artinya, karya tersebut laku dijual. Kalau tidak dilindungi, orang lain dapat menjiplak atau menirunya, lalu menghasilkan uang dari karya tersebut. Dalam hal ini, pemilik karya tentu akan rugi. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua Hak Kekayaan Intelektual dilindungi, tetapi hanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apa saja yang disebut dengan Hak Kekayaan Intelektual?

Perlu dipahami bahwa Hak Kekayaan Intelektual terbagi atas 2 bagian besar, yaitu Hak Cipta dan Hak Terkait serta Kekayaan Industri.

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif atas karyanya di bidang seni, literatur, dan ilmu pengetahuan. Artinya, pemilik hak ini harus melakukan deklarasi untuk menunjukkan kepemilikannya terhadap Kekayaan Intelektual tersebut. Jika tidak ada publikasi, maka tidak ada bukti yang bisa menunjukkan kepemilikan hak sehingga tidak bisa diklaim. Sementara itu, Hak Terkait adalah hak yang terkait dengan hak cipta, di antaranya hak artis, hak prosedur rekaman, dan sebagainya.

Kekayaan Intelektual yang termasuk dalam Kekayaan Industri adalah merek, paten, desain industri, indikasi geografis, dan sebagainya.

Salah satu bagian dari Kekayaan Industri ini adalah merek. Bentuk merek dapat berupa grafis, gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, yang berguna untuk membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh orang atau atau badan hukum. Karena fungsinya sebagai pembeda, merek benar-benar harus berbeda dari yang sudah pernah ada. Bahkan, mirip saja tidak boleh. Jika ada indikasi mirip dengan merek lain (termasuk yang sudah terkenal), besar kemungkinan merek tersebut tidak disetujui pengajuan Hak Kekayaan Intelektualnya. Hal seperti ini seharusnya dipahami oleh masyarakat yang ingin mengajukan pencatatan terhadap karya atau produknya.

Apa saja asas umum yang berlaku pada pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual?

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

*Sertifikat HAKI yang dikeluarkan oleh DJKI berlaku secara nasional atau teritorial.

*First to File System yang artinya hak ini dimiliki oleh orang yang perama kali melakukan pendaftaran, kecuali untuk Hak Cipta yang dimiliki oleh orang yang pertama kali mempublikasikannya.

*Mensyaratkan kebaruan/novelty dan orisinalitas (kecuali merek) yang artinya harus bersifat orisinal dan baru.

*Ada jangka waktu perlindungan dan tidak bisa diperpanjang kecuali merek. Setelah waktu perlindungan selesai, maka hak tersebut menjadi milik umum dan dapat digunakan secara bebas.

*Jika terjadi pelanggaran, jenis deliknya adalah delik aduan. Artinya, hanya orang yang bersangkutan yang berhak untuk mengadukan apabila terjadi pelanggaran hak. Ini berbeda dengan delik umum yang bisa dilaporkan oleh setiap orang yang mengetahui terjadinya pelanggaran tersebut. Oleh karena itu, setiap pemilik karya atau produk harus menyadari haknya

Apa saja hal yang harus diperhatikan untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin mengajukan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, yaitu:

*Pertama, kenali dulu jenis kekayaan intelektualnya

*Kedua, lakukan searching atau penelusuran terkait Kekayaan Intelektual yang hendak didaftarkan.

*Ketiga, tentukan strategi daftar yang paling menguntungkan pemohon.

*Keempat, manfaatkan teknologi informasi yang tersedia.

*Kelima, konsultasikan dengan ahlinya, misalnya konsultan Kekayaan Intelektual.

Nah, sistem Kekayaan Intelektual ini diharapkan dapat membentuk suatu lingkungan atau suasana di mana kreativitas dan inovasi dapat berkembang dengan baik. Dengan demikian, akan lahir karya-karya yang berkualitas. Bukan hanya di bidang seni atau literatur, tetapi juga para produk-produk UMKM.

#cerdashukum

#forumHKIkominfo_yogya